Wajahnya kehitaman. Wajahnya pun jauh dari cantik. Usianya tak bisa lagi
dibilang muda. Waktu pertama kali masuk ke rumah perempuan itu, hampir
saja lelaki itu percaya ia berada di rumah hantu. Lelaki tampan itu pun
sejenak ragu. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera
kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai
perempuan itu. Apapun risikonya. Suatu saat perempuan itu berkata
padanya, “Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk
mencari perempuan idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku
pernah menikah dan menjadi seorang istri.” Tapi lelaki itu malah
menjawab, “Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah
lagi.
Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup
mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kepandaian dan
kecantikan yang luar biasa. Bertahun-tahun kemudian orang-orang
menanyakan rahasia ini padanya.
Lelaki itu menjawab enteng, “Aku memutuskan untuk
mencintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Perempuan itu
melakukan semua kebaikan-kebaikan yang bisa ia lakukan untukku. Sampai
aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitamnya dan ketidak-rupawanan
wajahnya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang
melupakan aku pada fisiknya….”
Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama
adalah pembuktian cinta yang terus menerus. Yang dilakukan para pecinta
sejati adalah memberi tanpa henti. Hubungan bisa bertahan lama bukan
karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati, tapi karena kebaikan
tiada henti yang dilahirkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu,
yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk
mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan
kebajikan-kebajikan dari cinta tanpa henti sepanjang hari….
Sumber :
http://ceritamotivasimendidik.blogspot.com/2013/02/aku-memutuskan-untuk-mencintainya.html#more

Tidak ada komentar:
Posting Komentar