
Pada suatu siang yang panas terik, seekor keledai sedang asyik makan rumput di sebuah padang rumput yang luas. Tiba-tiba, ia melihat seekor semut sedang sibuk menarik seulas jerami yang besarnya kurang lebih sepuluh kali dari badan semut itu.
Keledai ini terheran-heran melihat semut yang mau bekerja demikian keras.
"Hai Semut", katanya, "Sibuk benar engkau menarik beban yang sepuluh kali lebih besar daripada badanmu. Aku benar-benar merasa heran mengapa engkau dapat melakukannya, sedangkan aku baru dibebani satu karung saja rasanya sudah sangat berat dan sukar untuk bergerak"
Semut itu berhenti sejenak lalu menjawab, "Rahasianya mudah saja, yaitu aku bekerja dengan cinta karena aku bekerja untuk diriku sendiri. Sedangkan engkau bekerja untuk majikanmu!"
Lalu dengan tergesa-gesa, si semut itu kembali pada pekerjaannya semula, menarik batang jerami yang besar itu menuju ke sarangnya. Tinggallah si keledai yang berdiri termangu-mangu sambil meresapi kebenaran arti kata-kata dari si semut yang kecil, tapi bijaksana itu.
Kejadian 29:20 mengatakan :
"Jadi bekerjalah Yakut tujuh tahun lamanya untuk mendapatkan Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar