Jumat, 13 Agustus 2010

Doa Yang Bertele-tele


Sekali peristiwa D. L. Moody, penginjil terkenal itu, mengunjungi kota London. Ia akan mengadakan kebaktian penginjilan di sana.


Kebaktian tersebut dimulai dengan doa. Seorang pendeta setempat lalu memimpin doa pembukaan. Ia berdoa amat panjang, seolah-olah tidak akan habis.

Pada saat berdoa itu, Evangelis D.L. Moody digerakkan oleh Roh Kudus untuk membuka matanya, dan ketika itu ia melihat seorang muda yang mulai berdiri hendak berjalan ke luar. Pada saat itu Moody mulai berkata, "Sementara pendeta itu berdoa dan menyelesaikan doanya, baiklah kita mulai saja dengan menyanyi"

Dr. Grenfell, seorang dokter muda, adalah orang yang tadinya sudah berdiri hendak keluar dari tempat kebaktian tersebut, karena doa yang panjang itu telah menjemukannya.

Mendengar ajakan Moody untuk menyanyi ia pun duduk kembali, dan mengikuti kebaktian itu sampai selesai.

Ketika Moody memanggil orang-orang yang ingin menerima Kristus untuk maju ke depan, Dr. Grenfell ada di antara mereka yang maju ke depan.

Beberapa waktu kemudian, ia pun telah bekerja sebagai dokter utusan Injil ke ladang penginjilan di Labrador, tempat ia telah dipakai Tuhan untuk jadi berkat besar!

Hampir saja terhilang, hanya oleh karena mendengar doa yang terlalu panjang!

(lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan - Matius 6:7)

Sumber : Secangkir Kopi Susu bagi jiwa anda

Tidak ada komentar: